Inovasi Agri-Tech Indonesia: IoT dan Sensor Tanah untuk Perkebunan Skala Kecil.

Inovasi Agri-Tech Indonesia: IoT dan Sensor Tanah untuk Perkebunan Skala Kecil.

0 0
Read Time:50 Second

Sektor Agri-Tech di Indonesia mengalami transformasi signifikan dengan adopsi Internet of Things (IoT) dan sensor tanah, khususnya untuk perkebunan skala kecil. Teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan memitigasi risiko iklim yang dihadapi oleh jutaan petani di negara kepulauan ini.

Sensor tanah kini digunakan untuk memantau parameter penting seperti kelembaban, pH, dan kandungan nutrisi secara real-time. Data ini kemudian dianalisis oleh platform AI lokal untuk memberikan rekomendasi yang sangat tepat waktu kepada petani, misalnya kapan harus menyiram, memupuk, atau mendeteksi penyakit tanaman pada tahap awal.

Inovasi ini sangat penting karena mayoritas pertanian di Indonesia dilakukan oleh petani kecil dengan sumber daya terbatas. Dengan adanya IoT, petani dapat melakukan pertanian presisi tanpa investasi modal besar, mengubah metode tradisional menjadi berbasis data.

Pengembangan Agri-Tech di Indonesia menunjukkan potensi besar teknologi untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional. Solusi IoT yang dirancang untuk kondisi tropis dan skala kecil ini menjadi model yang dapat diadopsi oleh negara-negara Asia Tenggara lainnya yang memiliki tantangan pertanian serupa.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %